Kunjungan dari Dinas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta ke Desa Sungai Antu.

Sungai Antu, 24 februari 2017 , Desa kami mendapat kunjungan dari Dinas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta dengan tujuan Survey,berdialog lansung dengan masyarakat pecinta seni dan mensosialisasikan program dari Bapak Presiden Jokowi untuk Explorasi seni terhadap wilayah di 3T( Terluar,Terdepan,Terbelakang ) di garis Perbatasan.Utusan Perwakilan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta Pusat adalah Bapak Drs,Abdilah.M.M,dan Mbak Aprilia serta Bapak Budi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu berdialog lansung dengan warga Desa Sungai Antu,Desa Sungai Mawang,Desa Langau yang berdampingan dengan Desa kami.Bapak Drs, Abdilah sangat mengharapkan seni budaya lokal yang masih sangat murni di angkat untuk pelestarian kebudayaan,dan sangat berharap agar warga mempunyai andil berkontribusi dalam mensukseskan program ini.Action dari program ini Dinas Pusat akan mendatangkan seluruh Seniman dari 34 provinsi untuk mengajarkan ilmu Seni Musik,Seni Tari,Seni Sastra,Seni Media,Seni Theater pada bulan juni,dan kegiatan akan berlangsung di mulai dari tanggal 1 Mei 2017 sampai 20 Mei 2017.

                                 DSCN1703

Menurut Ibu Karolina Kupa selaku Kades Desa Sungai Antu “Program ini sangatlah di harapkan dari dulu,karena masyarakat perbatasan Puring Kencana selama ini mengenal Budaya Seni Budaya Iban baik itu lagu Iban,musik asli Iban dari hasil karya cipta Sarawak Malaysia,dan lagu Iban sangat familiar juga diluar dari orang Iban sendiri,contohnya di Kabupaten Kapuas Hulu,di perbatasan Kabupaten Bengkayang,di perbatasan Kabupaten Landak,Pesisiran Kota Singkawang masyarakat di luar dari orang perbatasan mengenal dan mengerti arti dari lirik lagu Iban,Namun sangat di sayangkan bahwa yang mengapresiasikan seninya dan yang memproduksi lagunya sampai  familiar di luar dari orang Iban adalah Negara Malaysia di Pulau Sarawak di mana di sana terdapat juga pecinta seni yang bekerjasama dengan Pihak Kerajaan Pemerintahan mereka untuk menggali seni mereka sehingga mempunyai potensi dan Nilai jual dalam market,mudah-mudahan negara menoleh dengan keberadaan Seni yang di milikki kami yang sangat di hidup di Negeri Jiran ini,semoga program ini mengangkat seni ini mempunyai nilai,potensi,dan di jadikan Cagar Budaya yang menjadi asset Negara ungkap beliau”.

Menurut Rosalia Raca juga selaku pecinta seni di Desa Sungai Antu”Program Presiden ini sangatlah di dambakan oleh warga,semoga program ini di dukung oleh warga dan pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu ungkap beliau”

 

Saya sendiri sebagai penulis menyampaikan kepada Bapak Drs, Abdilah.M.M dan Mbak Aprilia selaku Utusan dari Dinas Pusat agar ketika ada setiap kegiatan Budaya berlangsung,dan apapun yang berbau unsur budaya yang bernilai seni ciri khas kemurnian di daerah perbatasan kami,saya mengiginkan pihak Media meliput lansung,seperti dari Stasiun Televisi untuk mempublikasi ke daerah luar agar seni dan budaya kami di familiar dan mempunyai potensi besar seperti di negara Jiran Sarawak Malaysia.Alasan saya sendiri menginginkan Media mendukung penuh karena daerah saya jauh dari sentuhan media pusat yang wilayah sentral media nya Jakarta.Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden kami Bapak Jokowi,Kepada Program Brodbandnya yang menjadikan daerah kami terplih sebagai daerah yang di angkat Seninya,terima kasih juga kepada Pihak Kemenkominfo Pusat yang telah membantu kami dalam pelaksanaan Program Brodband ini,Terima Kasih juga Kepada Bapak Drs,Abdilah yang telah meluangkan waktu ngobrol bersama di kediaman Bu Kades Sungai Antu,semoga apa yang menjadi buah pemikiran bisa terwujudkan ketika bapak sudah menginjakkan kakinya di bumi perbatasan kami. (Kontributor Yovita Js )

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan