Workshop Pendokumentasian Budaya Adat Istiadat dan Hukum Adat Iban

Sungai AntuPada hari sabtu ( 7/12/2016 ) di Aula Merpati di adakan workshop Pendokumentasia Budaya Adat Istiadat dan Hukum Adat Iban.Yang hadir pada saat pelaksanaan kegiatan Ketua Organisasi Iban perbatasan Herkulanus Sutomo ( SIFAT ) dan Bang Adri dari WWF selaku fasilitator program ini,Bapak Agus Mulyana selaku Tokoh Iban yang sangat bepengaruh yang mempunyai kredibilitas tinggi dari Dewan Adat Dayak ( DAD ) tingkat Kabupaten Kapuas Hulu,Bapak Profesor Syamsuni Dosen Fakultas ISIP Universita Tanjung Pura ( UNTAN ) Pontianak,Bapak Profesor Hermansyah Dosen di Fakultas Hukum Universita Tanjung Pura ( UNTAN ) Pontianak,Para Tim Koodinator Surveyor Lapangan beserta Anggota.Narasumbernya Para Temenggung dan Patih dan Tetua Adat Iban serta Tokoh – tokoh yang memahami tradisi Leluhur dan Nenek Moyang kehidupan Culture Bansa Iban.Materi yang dibahas memusyawarahkan pembukuan Adat Tradisi leluhur,kehidupan dan Kearifan Lokal Bansa ( suku ) Iban Perbatasan agar bisa mengikuti Program yang telah ada di Sarawak Malaysia dengan maksud Supaya Budaya yang merupakan Warisan dari Nenek Moyang tidak akan Punah dan Luntur sampai ke anak cucu.

p_20161208_172725
                                                 Profesor Syamsuni dan Yovita Js

Seluruh peserta yang hadir sangat lah antusias akan kegiatan ini, salah seorang Patih dari Empanang yaitu Patih Tunku yang sempat saya tanyakan tanggapannya tentang pendokumentasian beliau mengatakan “bahwa program ini sangat diharapkan oleh para Tokoh – tokoh adat dan seluruh Bansa ( suku ) Iban ” dari dulu.

Besar Harapan kami akan berlanjutnya program ini sampai tahun 2017 agar tercatat sejarah,cikal bakal budaya kami sampai ke anak cucu lebih sempurna dan kami mempunyai identitas yang di akui di Negara kami Sendiri Negara Indonesia,karena selama ini bangsa yang kami banggakan ini belum mengenal Bansa ( Suku )Iban sepenuhnya ,dibanding Negara Brunei Darussalam mengakui keberadaan Bansa ( Suku ) kami,apalagi Negara Malaysia bagian Pulau Sarawak yang sebagian merupakan sentral besar kehidupan Bansa ( Suku ) Iban.Terima kasih kami Ucapkan Kepada Pak Herkulanus Sutomo,Bang Adri beserta teman – teman WWF lainnya,Pak Agus Mulyana,Pak Profesor Syamsuni,Pak Profesor Hermansyah dan seluruh Temenggung beserta yang kami banggakan.Kami bangga menjadi Bansa ( Suku ) Iban karena kami memilikki warna dan ciri khas budaya yang berbeda, sangat unik dari suku lain.( Kontributor Yovita Josee )

 

 

Facebook Comments
About sungaiantu 39 Articles
terus berkarya untuk memberantas keterbatasan di wilayah pesisiran

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan